• Mengenal Sensor atau Transduser

    Perkembangan industri dan dunia elektronika sangat cepat, apalagi dengan sistem otomasi industri atau di istilahkan Revolusi Industri 4.0, mengubah dari pekerjaan menggunakan tangan manusia, kemudian beralih menggunakan mesin. ..

  • Pemeliharaan Preventif motor listrik

    Sebelum terjadi kerusakan serius pada motor listrik, perlu dilakukan pemeliharaan preventif dengan periode yang ditentukan sesuai kapasitas/lokasi atau aturan dari pabrikannya....

  • Mengenal APAR jenis Karbon Dioksida (CO2)

    Definisinya APAR jenis ini, yaitu APAR yang memisahkan/mengambil elemen Oksigen dari elemen penyusun segitiga api, serta berfungsi juga untuk mendinginkan panas yang timbul dengan semburan CO2 yang bersifat dingin...

  • Kontaktor - Sistem pengendali

    Kontaktor, atau dikenal sebagai saklar daya, termasuk komponen daya dalam sistem pengendalian di istilah listrik. Mungkin review sedikit, dalam sistem pengendalian ada dua kelompok komponen listrik yang dipakai, yaitu komponen kontrol dan komponen daya...

Wireline Logging ..?

Apa itu wireline logging? Untuk menguraikan secara singkat saya coba memakai bahasa yang sederhana dan mengambil contoh yang banyak diketahui orang pada kehidupan sehari-hari.




Pada saat melakukan pengeboran, baik untuk keperluan sumur air, maupun minyak bumi, pengebor selalu mencatat formasi atau struktur tanah/batuan/geologi yang ditembus oleh lubang bor. Kegiatan ini biasa disebut well logging atau borehole logging.

Pada industri Migas, catatan wireline untuk mendapatkan informasi dari formasi batuan. Wireline logging mengacu pada praktek dalam industri minyak dan gas menurunkan perangkat logging terpasang pada wireline ke dalam lubang bor atau sumur minyak untuk mengukur sifat-sifat batuan dan komposisi dari cairan. Pengukuran yang diperoleh kemudian diinterpretasikan dan digunakan untuk menentukan kedalaman dan zona dimana minyak dan gas dapat diharapkan dapat ditemukan. Sehingga Wireline logging didefinisikan sebagai "Akuisisi dan analisis data geofisika yang dilakukan sebagai fungsi dari kedalaman sumur bor, bersama-sama dengan penyediaan layanan terkait."

Mengenal APAR jenis Karbon Dioksida (CO2)

APAR jenis CO2

 Berikutnya adalah APAR jenis CO2 atau Carbon Dioksida. 


Definisinya APAR jenis ini, yaitu APAR yang memisahkan/mengambil elemen Oksigen dari elemen penyusun segitiga api, serta berfungsi juga untuk mendinginkan panas yang timbul dengan semburan CO2 yang bersifat dingin. Di uraikan secara singkat dalam pemaparan fire triangle maupun fire tetrahedron di pengenalan APAR jenis Powder.

Menyediakan daerah proteksi untuk perlindungan Petir

Setelah mengetahui bahayanya petir, di artikel sebelumnya, klik link .. selanjutnya kita mulai menguraikan secara singkat solusi perlindungan bahaya sambaran petir satu per satu.






1. Menyediakan daerah proteksi ( sistem proteksi Eksternal )

Jika memperhatikan bahaya sambaran petir, maka sistem perlindungan petir harus mampu melindungi struktur bangunan atau fisik maupun melindungi peralatan dari sambaran langsung dengan yaitu dengan di pasangnya penangkal petir eksternal (External Protection).

Sistem proteksi Eksternal dilakukan dengan pemasangan penangkal petir, beberapa jenis metode penangkal petir, di uraikan singkat sebagai berikut:

Mengenal APAR Jenis Powder


 APAR jenis Powder adalah APAR yang banyak kita temui, pada keumuman penggunaan APAR di gedung perkantoran ataupun lainnya. kali ini masuk ke uraian singkat mengenai definisi, jenis bahan yang digunakan dan lain-lainnya.


Pertama untuk ke Definisi, kita ingat teori segitiga api (fire triangle) dan fire tetrahedron
Secara tradisional pada konsep Segitiga Api (Fire Triangle), yang secara visual mewakili Bahan bakar (Fuel), Panas (Heat) dan Oksigen, digunakan untuk melambangkan kondisi yang diperlukan untuk terciptanya api. Api tidak dapat tercipta jika ada bagian dari segitiga yang hilang.

Setelah tercipta api, komponen keempat yang muncul yaitu rantai reaksi kimia berantai (Chemical Chain Reaction). Secara praktis kita bayangkan reaksi keempat ini adalah ‘lem’ yang mencegah tiga komponen lain menjadi berantakan. Jadi ilustrasi yang sekarang digunakan adalah tetrahedron (empat piramida sisi).

Perlindungan terhadap Bahaya Sambaran Petir

Pada saat hujan sering kita saksikan adanya petir. Apakah petir sebenarnya? Jika kita merujuk ke Wikipedia, Petir, kilat, atau halilintar adalah gejala alam yang biasanya muncul pada musim hujan saat langit memunculkan kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan. Beberapa saat kemudian disusul dengan suara menggelegar yang disebut guruh. Perbedaan waktu kemunculan ini disebabkan adanya perbedaan antara kecepatan suara dan kecepatan cahaya.

Petir merupakan gejala alam yang bisa dianalogikan dengan sebuah kondensator raksasa, saat lempeng pertama berupa awan (bisa lempeng negatif atau lempeng positif) dan lempeng keduanya adalah bumi (dianggap netral). Seperti yang sudah diketahui kapasitor adalah sebuah komponen pasif pada rangkaian listrik yang bisa menyimpan energi sesaat (energy storage). Petir juga dapat terjadi dari awan ke awan (intercloud) yang salah satu awan bermuatan negatif dan awan lainnya bermuatan positif.

Latihan aplikasi relay

Setelah mempelajari Prinsip dan aplikasi relay, berikut ada beberapa contoh soal penerapan dengan menggunakan relay yang cukup sederhana dan mudah dan dengan jawabannya. Walaupun terbatas dengan gambar wiring, silahkan bisa dipraktekkan.


Soal

1. Buatlah rangkaian dari sistem berikut:

  • Suatu push button switch digunakan untuk meyalakan lampu, saat switch dilepas, lampu tetap menyala.
  • PB Switch yang lain digunakan untuk mematikan lampu tersebut 

Perlengkapan :
  • Push Button NO 1 pcs
  • Push Button NC 1 pcs
  • Lampu 1 pcs
  • Relay 1 pcs

Mengenal APAR jenis Foam atau Busa

 Merupakan jenis APAR yang memisahkan/mengambil elemen Oxygen dari elemen penyusun segitiga api, dengan cara menyelimuti area yang disemprotkan untuk menghindari api yang dapat menyala kembali.

Bagaimana cara kerjanya? 

Berikut secara singkat , APAR jenis ini menggunakan media berbahan kimia berbentuk busa atau foam yang stabil. Pada saat aktif maka karbon dioksida akan mendorong media ini sehingga keluar dari tabung APAR. Apa yang terjadi selanjutnya? Maka Foam atau busa yang keluar akan menyelimuti titik api, sehingga api akan padam karena oksigen tidak dapat masuk dan bereaksi dengan unsur-unsur lain pembentuk api.

Dimana APAR Foam ini digunakan? 

Mengenal APAR jenis Air (Fire Extinguisher Water Types)

Source: www.indolok.id
 APAR Jenis air..? memang jenis ini tidak populer dengan jenis APAR lainnya. Namun memang ada jenis ini, berikut uraian singkatnya.


APAR ini menggunakan air sebagai media dengan tekanan tinggi. Harga APAR jenis ini yang paling terjangkau  dan cocok untuk memadamkan api yang dikarenakan oleh bahan-bahan padat non-logam yang dikategorikan sebagai kebakaran kelas A, seperti kertas, karet, kain, Plastik dan lainnya. Namun APAR jenis dengan media air ini sangat berbahaya jika digunakan untuk kategori kebakaran kelas C, yaitu kebakaran yang disebabkan instalasi yang bertegangan.

Dengan bahasa sederhana APAR jenis air mampu mendinginkan bahan yang terbakar. Sangat efektif melawan kebakaran pada furnitur, kain, dll. (Termasuk kebakaran yang dalam), tetapi dapat digunakan dengan aman hanya jika listrik tidak ada.