Mengenal APAR jenis Air (Fire Extinguisher Water Types)

Source: www.indolok.id
 APAR Jenis air..? memang jenis ini tidak populer dengan jenis APAR lainnya. Namun memang ada jenis ini, berikut uraian singkatnya.


APAR ini menggunakan air sebagai media dengan tekanan tinggi. Harga APAR jenis ini yang paling terjangkau  dan cocok untuk memadamkan api yang dikarenakan oleh bahan-bahan padat non-logam yang dikategorikan sebagai kebakaran kelas A, seperti kertas, karet, kain, Plastik dan lainnya. Namun APAR jenis dengan media air ini sangat berbahaya jika digunakan untuk kategori kebakaran kelas C, yaitu kebakaran yang disebabkan instalasi yang bertegangan.

Dengan bahasa sederhana APAR jenis air mampu mendinginkan bahan yang terbakar. Sangat efektif melawan kebakaran pada furnitur, kain, dll. (Termasuk kebakaran yang dalam), tetapi dapat digunakan dengan aman hanya jika listrik tidak ada.

Ada beberapa tipe jenis ini, yaitu :

1. APAR jenis air Tipe pompa 

Source: https://en.wikipedia.org

APAR jenis air, tipe pompa terdiri dari wadah logam atau plastik non-bertekanan berisi 9,5 liter atau 19 liter  dengan pompa terpasang padanya, serta selang pembuangan dan nosel.


Alat pemadam air jenis pompa sering digunakan di area yang memungkinkan kondisi beku dapat terjadi, karena dapat dilindungi dari kondisi pembekuan secara ekonomis dengan kalsium klorida (kecuali model baja tahan karat)

 

APAR jenis ini berguna jika banyak titik api yang sering terjadi, seperti selama pengawasan kebakaran untuk operasi pekerjaan panas. 

Air dan antibeku adalah yang paling umum, tetapi desain aliran dan busa yang dimuat dibuat di masa lalu. Model ransel ada untuk pemadam kebakaran di alam liar dan mungkin terbuat dari bahan padat seperti logam atau fiberglass, atau tas vinil atau karet yang dapat dilipat untuk memudahkan penyimpanan.

2. APAR jenis air tipe APW (Air Pressurized Water)

Source: https://en.wikipedia.org

APAR jenis air, tipe APW mampu mendinginkan bahan yang terbakar dengan menyerap panas dari bahan yang terbakar. Efektif digunakan pada kebakaran kelas A, ia memiliki keuntungan karena tidak mahal, tidak berbahaya, dan relatif mudah dibersihkan. Namun tidak pada kebakaran kelas C, yang disinggung di atas.

Di beberapa negara, unit APW, memiliki ukuran yang berbeda ataupun bahan yang berbeda. Seperti di Amerika Serikat, unit APW ini memiliki isi sebanyak 9,5 liter air dalam silinder baja tahan karat yang tinggi. Sementara di Eropa, baja ini biasanya terbuat dari baja ringan, dilapisi dengan bahan polietilen, dicat merah dan memiliki isi sebanyak 6–9 liter air

3. APAR jenis air tipe Water Mist (Kabut air)

.

Source: 
https://en.wikipedia.org
APAR jenis air tipe water mist atau kabut air, cara kerjanya dengan menggunakan nosel gerimis halus untuk memecah aliran air deionisasi (suling) hingga tidak mengalirkan listrik. 

Jadi tipe ini bisa digunakan untuk kelas A, maupun kelas C. Sehingga Ini digunakan secara luas di rumah sakit dan fasilitas MRI karena keduanya sama sekali tidak beracun dan tidak menyebabkan sensitisasi jantung seperti beberapa jenis gas  pembersih.

Tipe ini digunakan fasilitas MRI Rumah Sakit, maka model  digunakan bersifat non-magnet dan aman di ruangan tempat beroperasinya mesin MRI.


Di Amerika Serikat alat pemadam di cat putih dan tersedia dalam ukuran 6,6 liter dan 9,5 liter. Sementara di negara-negara Eropa alat pemadam ini tersedia dalam ukuran yang lebih kecil, dan bahkan beberapa memiliki peringkat Kelas F, yang dapat juga digunakan untuk dapur komersial, yang menggunakan uap air untuk memadamkan api dan kandungan air untuk mendinginkan minyak.

Untuk merujuk klasifikasi kebakaran atau api, silahkan buka kembali https://www.bloganton.web.id/2020/10/klasifikasi-kelas-kebakaran-atau-api.html

Semoga bermanfaat .. 

0 komentar:

Posting Komentar

 
close