• Komponen Cooling Tower

    Komponen dasar sebuah menara pendingin meliputi seperti ilustrasi gambar di atas, sebagian dalam tulisan di uraikan secara singkat berikut ini: ..

  • Memahami struktur Tabung gas ELPIJI

    Bentuk dan kemasan tabung gas LPG (ELPIJI) di atur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 26 Tahun 2009 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Liquefied Petroleum Gas ( LPG ). ...

  • Perlindungan pada jaringan kabel data/komunikasi dari bahaya Petir

    berikutnya adalah kita berikan perlindungan pada jaringan kabel data/telekomunikasi....

  • Battery, yuk kenali gejala kerusakan dan cara penanganan emergensinya

    Perawatan aki yang ideal adalah saat mesin dalam keadaan dingin atau sebelum dipanaskan. Bagaimana mengenali gejali kerusakan aki.? Yuk kenali gejalanya...

Tampilkan postingan dengan label Utility. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Utility. Tampilkan semua postingan

Komponen pembentuk ELPIJI dan sifat-sifatnya

 

Elpiji dan unsur pembentuknya

ELPIJI merupakan merk atau brand Pertamina untuk gas LPG (liquified Petroleum gas) yang mulai dipasarkan sejak tahun 1968 -- lihat tulisan sebelumnya



Namun apakah sebenarnya unsur unsur atau kandungan yang ada di dalamnya? Dalam tulisan singkat ini akan di uraikan mengenai unsur yang dikandung dalam ELPIJI..?

Ada 4 unsur atau komponen pembentuk, seperti terlihat pada gambar di atas. Yaitu :

1. Propana (C3H8)

Rumus Kimia Propana

Merupakan komponen atau unsur yang mendominasi ELPIJI. Propana merupakan 
senyawa alkana tiga karbon dengan rumus kimia C3H8. Komposisi utama LPG adalah propana (paling tidak 90%), dengan tambahan butana dan propena. 

Komponen Cooling Tower

 Setelah memahami dan mengetahui prinsip kerja cooling tower, berikutnya kita akan masuk lebih mendalam tentang cooling tower. Komponen Cooling Tower, akan di uraikan secara singkat, pengertian dan sistem kerjanya.


Konstruksi Cooling Tower

Konstruksi Cooling Tower

Komponen dasar sebuah menara pendingin meliputi seperti ilustrasi gambar di atas, sebagian dalam tulisan di uraikan secara singkat berikut ini:


1. Wadah atau Rangka

Hampir semua jenis cooling tower, memiliki rangka terstruktur yang menunjang tutup luarnya atau wadah/casing, yang meliputi di dalamnya terdapat motor, fan, dan komponen-komponen lainnya. Namun untuk unit cooling tower yang lebih kecil seperti  unit fiber glass, wadahnya dapat menjadi rangkanya.

Pipa kapiler -komponen utama AC

Pipa kapiler merupakan komponen utama AC yang berfungsi menurunkan tekanan refrigran dan mengatur aliran refrigran menuju evaporator. Fungsi ini sangat vital karena menghubungkan dua bagian tekanan yang berbeda, yaitu tekanan tinggi dan tekanan rendah. Refrigran bertekanan tinggi sebelum melewati pipa kapiler akan diubah atau diturunkan tekanannya. Akibat dari penurunan tekanan refrigran menyebabkan terjadinya penurunan suhu. Pada bagian inilah refrigran mencapai suhu terendah (terdingin). Pipa kapiler terletak diantara saringan (filter) dan evaporator. Ketika mengganti atau memasang pipa kapiler baru, jangan terjadi bengkok karena bisa menyebabkan penyumbatan. Penggantian pipa kapiler harus disesuaiakan dengan diameter dan panjang pipa sebelumnya.

Jenis-jenis Lampu Pijar

Seperti yang sudah di tulis sebelumnya, ada 7 jenis lampu pijar jenis GLS (General Lamp Service) setelah lebih 1 abad semenjak di temukan. Kali ini akan di jelaskan sedikit mengenai jenis lampu tersebut, gambar dan penjelasannya.

A. Lampu Bohlam Bening


Bohlam Bening
Tabung gelasnya bening, tidak berlapis, sehingga dapat menghasilkan cahaya lebih tajam dibanding jenis lampu bohlam lainnya. Idealnya untuk penerangan tidak langsung, terutama dengan armatur tertutup dan lebih mementingkan cahaya terang.









B. Lampu Bohlam Buram

Muffler bagian dari sistem AC (Air Conditioner)

Muffler selain di sistem AC terkadang kita sering mengaitkannya dengan sistem generator set, yg juga terdapat istilah muffler. Untuk di sistem AC, apa sih muffler itu? dan apa kegunaannya, sedikit akan di bahas dalam uraian ini.




Untuk merefresh kembali, kita lihat di bagan atau sistem kerja AC sebagai berikut :

Cara Menghemat listrik AC (Air Conditioner) dengan stabilizer

Bisakah AC Watt standar kita ubah menjadi lebih rendah, agar konsumsi listrik AC lebih rendah? 






Atau modifikasi lain sistem kelistrikannya, namun perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut :
  • Modifikasi ukuran watt dari bawaannnya tetap memiliki resiko dan bisa saja gagal saat kita melakukannya
  • Perlu dipastikan bahwa dingin yg dihasilkan tidak berubah
  • Part/komponen perlu disiapkan sebagai bagian projek
Beberapa Modifikasi yg bisa di lakukan :
  1. Menggunakan Stabilizer
  2. Menggunakan inverter
  3. Merubah ukuran kapasitor
  4. Mengubah freon

Cara Menghemat listrik AC (Air Conditioner), tips ringan -- bagian 01

Bisakan konsumsi listrik AC (Air Conditioner) rumah kita lebih hemat dengan merubah freonnya? Kondisi cuaca yg panas memaksa AC di rumah kita bekerja lebih lama, dan ini akan membuat konsumsi listrik kita semakin mahal. Adakah cara untuk menghematnya..?

Ada beberapa tips ringan bagaimana cara untuk menghemat konsumsi listrik saat menggunakan AC 
(Air Conditioner):

Refrigeran - Media penghantar AC

Refrigeran atau biasa kita kenal dengan istilah freon, adalah media penghantar yang digunakan dalam sistem AC. Zat ini berfungsi untuk menyerap panas dari benda atau udara yang didinginkan dan membawanya kemudian membuangnya ke udara sekeliling di luar benda/ruangan yang didinginkan.

Siapa sih pertama kali yang menggunakan ini?
Di tahun 1834, Jacob Perkins mulai menggunakannya pada mesin uap dengan menggunakan eter sebagai bahan refrigerannya. Dan di tahun 1926, Thomas Midgely mengembangkan CFC pertama (Chlorofluorocarbon), R-12. CFC adalah nonflammable, tidak beracun (bila dibandingkan dengan Sulfur Dioksida) dan efisien. Produksi komersial dimulai pada 1931 dan dengan cepat dapat di temui di rumah-rumah berpendingin. Willis Carrier mengembangkan chiller sentrifugal pertama untuk penggunaan komersial dan era refrigerasi dan pengkondisian udara dimulai.
Penggunaan refrigeran-refrigeran yang disebutkan diatas tersingkir setelah ditemukannya Freon (merek dagang) oleh E.I. du Point de Nemours and Co pada sekitar tahun 1930an, dan menjadi sangat populer sampai dengan tahun 1985. Refrigeran ini disebut sebagai refrigeran halokarbon (halogenated hydrocarbon) karena adanya unsur-unsur halogen yang digunakan (Cl, Br) atau kadangkala disebut sebagai refrigeran fluorokarbon (fluorinated hydrocarbon) karena danya unsure fluor (F) dalam senyawanya. 

Sejarah Lampu Neon (Lampu Tabung)


George Claude
Siapakah yang menemukan lampu neon (lampu tabung)? berikut sejarah singkatnya..

Menjelang akhir abad ke-19, George Claude (September 24, 1870 – May 23, 1960), seorang ilmuwan Perancis malakukan percobaan-percobaan dengan membuat busur antara dua elektroda dalam sebuah pembuluh pipa vakum dengan diisi gas neon.

Lampu Pijar Keunggulan dan Sejarahnya

Lampu pijar, sudah sangat familiar dengan kita. Secara umum lampu listrik dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu jenis lampu pijar dan lampu tabung (neon sign). Kali ini ditulis mengenai lampu pijar, mulai dari sejarah, jenis dan keunggulan maupun kelemahannya.

A. Sejarah lampu pijar



Bola lampu listrik yang praktis ditemukan pada tahun 1879 secara bersamaan antara Sir Joseph Wilson Swan dan Thomas Alva EdisonMeskipun lampu pijar pertama telah diproduksi 40 tahun sebelumnya, tidak ada penemu yang mampu membuat desain yang praktis sampai Edison menerima tantangan pada akhir tahun 1870-an. Setelah pengujian yang tak terhitung jumlahnya, ia mengembangkan filamen benang karbon tahan tinggi yang menyala terus selama berjam-jam dan generator listrik yang cukup canggih untuk memberi daya pada sistem pencahayaan besar.

Pada tanggal 5 Februari 1879, Swan adalah orang pertama yang merancang sebuah bola lampu listrik. Dia memperagakan lampu pijar dengan filamen karbon di depan sekitar 700 orang, tepatnya di kota Newcastle Upon Tyne, Inggris. 
Joseph Swan dan penemuannya

Cara menghitung kebutuhan AC

Di cuaca yang panas, AC (Air Conditioning) sangat dibutuhkan oleh kita. Saat ini banyak pilihan AC yang bisa kita gunakan. Namun sebagaian kita mungkin bertanya-tanya bagaimana cara menghitung kebutuhan AC untuk dirumah atau ruangan.

Pendinginan AC dikenal dalam dengan satuan BTU (British Thermal Unit), yaitu satuan yang dibutuhkan untuk mengkondisikan suatu ruangan.

A. Perhitungan Sederhana
Dengan rumus:

Luas ruangan x 500 = ... Btu/hr

(P x L) x 500 = ... Btu/hr

P = Panjang ruangan

L = Lebar ruangan

500 = Standar panas dalam ruangan seluas 1 meter persegi = 500 Btu/hr.

Contoh:
Misal, ruangan yang akan dipasangi AC
berukuran 3 x 3 meter.
Untuk menghitung AC yang dibutuhkan:

Strainer - Komponen Pendukung AC

Strainer atau saringan berfungsi menyaring kotoran yang terbawa oleh refrigeran di dalam sistem AC. Kotoran yang lolos dari saringan karena strainer rusak dapat menyebabkan penyumbatan pipa kapiler. Biasanya kotoran yang menyumbat seperti karat atau serpihan logam.

Biasanya saringan terdiri atas silica gel dan screen, oleh karena itu ada 2 jenis strainer yang digunakan yaitu:

1. Strainer tanpa isi silica gel
2. Strainer dengan isi silica gel

Fungsi dari Silica gel adalah untuk menyerap kotoran dan Air. Seddangkan Screen yang terdiri dari kawat kasa yang halus gunanya untuk menyaring kotoran dalam sistem yaitu adanya potongan timah dan karat juga kotoran bekas pengelasan.

Evaporator - Komponen Utama AC

Evaporator atau kadang disebut cooling coil, chiling unit, atau lainnya. Evaporator berfungsi menyerap dan mengalirkan panas dari udara ke refrigeran. Atau fungsi Evaporator bisa dikatakan untuk menyerap panas dari udara atau benda di dalam mesin pendingin dan mendinginkannya. Kemudian membuangnya kalor tersebut melalui kondensor di ruang yang tidak didinginkan. Kompresor yang sedang bekerja menghisap bahan pendingin gas dari vaporator, sehingga tekanan di dalam evaporator menjadi rendah dan vakum.


Evaporator fungsinya kebalikan dari kondensor, yaitu tidak membuang panas kepada udara di sekitarnya, tetapi untuk mengambil panas dari udara di dekatnya. Kondensor ditempatkan di luar ruangan yang sedang didinginkan,sedangkan evaporator ditempatkan di dalam ruangan yang sedang didinginkan. Kondensor terletak pada sisi tekanan tinggi, yaitu diantara kompresor dan alat pengatur bahan pendingin. Evaporator terletak pada sisi tekanan rendah, yaitu diantara alat pengatur bahan pendingin dan kompresor. 

Kondensor AC -komponen utama

Melanjutkan seri komponen utama AC, kali ini akan di bahas mengenai kondensor AC.

Kondensor berfungsi sebagai alat penukar kalor, menurunkan temperatur refrigeran, dan mengubah wujud refrigeran dari bentuk gas menjadi cair. Biasanya pada kondensor AC menggunakan udara sebagai media pendingin (air cooling condensor). Sejumlah kalor yang terdapat pada refrigeran dilepaskan ke udara bebas dengan bantuan kipas (Fan motor). Agar pelepasan kalor lebih cepat, pipa kondensor di desain berliku dan dilengkapi dengan sirip. Untuk itu pembersihan sirip sangat penting agar perpindahan kalor refrigeran tidak terganggu. Jika sirip kondensor dibiarkan kotor mengakibatkan AC kurang dingin. 



Selain menggunakan media udara sebagai pendingin, ada beberapa jenis kondensor lain, yaitu :

Kompressor AC - komponen utama AC

Komponen AC dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu komponen utama, komponen pendukung, kelistrikan dan bahan pendingin. Komponen utama AC ada 4 bagian yaitu : kompressor, kondensor, pipa kapiler dan evaporator. Dan tulisan kali ini hanya membahas mengenai kompressor AC.

A. Kompressor AC


Jika di analogikan, cara kerja kompressor AC layaknya seperti jantung ditubuh manusia, sebagai pusat sirkulasi darah dan diedarkan ke seluruh tubuh. Kompressor AC berfungsi sebagai pusat sirkulasi (memompa dan mengedarkan) bahan pendingin atau refrigeran (freon) ke seluruh bagian AC. Fungsi kompressor lainnya adalah membentuk dua daerah tekanan yang berbeda, daerah bertekanan tinggi dan bertekanan rendah.

Ada 3 jenis kompressor AC yang banyak beredar dipasaran, yaitu kompressor torak (reciprocating compressor), sentrifugal dan rotary.  


1. Reciprocating Compressor

Mengenal AC (Air Conditioner)

Pekerjaan tahun ini nambah  menangani AC (Air Conditioner) dan Cooling Tower. Pada tulisan kali ini akan di bahas mengenai AC, pengertian dasar dan prinsip kerjanya. Di tulisan selanjutnya insyaAllah akan di lanjutkan dengan mengenal berbagai macam komponen AC.



AC (Air Conditioner) merupakan sebuah alat yang mampu mengkondisikan udara. Atau AC berfungsi sebagai penyejuk udara. AC banyak digunakan di wilayah iklim tropis seperti indonesia. Dalam penggunaannya AC tidak hanya menyejukkan atau mendinginkan udara, tetapi bisa juga mengatur kebersihan, kelembaban udara sehingga tercipta kondisi sehat dan nyaman bagi tubuh.

Prinsip kerja AC

Mengenal pompa dan sistem pemompaan


Pompa dan sistem pemompaan banyak sekali kita jumpai, dari mulai di rumah sampai skala besar ke industri. Dalam tulisan kali ini, secara singkat dibahas mengenai pompa, agar kita dapat mengenal lebih dekat. Semoga bermanfaat.

Pompa adalah salah satu peralatan yang dipakai untuk mengubah energi Mekanik (dari mesin penggerak pompa)menjadi energi tekan pada fluida yang dipompa.

Pompa memiliki dua kegunaan utama:

Cara Kerja Cooling Tower


Cooling Tower atau menara pendingin sering atau banyak kita jumpai di Pabrik-pabrik, mall atau sejenisnya. Cooling Tower Salah satu komponen utama pada AC sentral selain chiller, AHU, dan ducting adalah cooling tower atau menara pendingin.


Apakah fungsi cooling tower, cara kerja cooling tower, dan jenis-jenisnya? Di uraian singkat berikut dijelaskan mengenai cooling tower.