Update Ebook Terbaru : Buku 1 PLN : Kriteria Disain Enjineering Konstruksi Jaringan Distribusi Tenaga Listrik ||Buku 2 PLN : Standar Konstruksi Sambungan Tenaga Listrik || Buku 3 PLN : Standar Konstruksi Jaringan Tegangan Rendah Tenaga Listrik || Buku 4 PLN : Standar Konstruksi Gardu Distribusi dan Gardu Hubung Tenaga Listrik || Buku 5 PLN : Standar Konstruksi Jaringan Tegangan Menengah Tenaga Listrik || Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000 (PUIL 2000) Buka Menu Ebook Download Page-2
Print Friendly and PDF

Pembagian jenis MCB berdasarkan penggunaan dan rating kerjanya

Setelah mengenal apa itu MCB pada tulisan sebelumnya, berikutnya masuk ke jenis MCB berdasarkan penggunaan dan rating kerjanya. 

Yuk kita kenali MCB yang biasa digunakan. Sehingga penggunaannya tepat dan safety dari peralatan yang digunakan dapat terpenuhi.




Berikut tipe tipe atau pembagian jenis MCB  berdasarkan penggunaan dan rating kerjanya.

MCB tipe B

Tipe B banyak digunakan di instalasi listrik perumahan maupun industri ringan. Tipe ini memiliki karakteristik yaitu akan trip jika arus beban lebih besar 3 sampai 5 kali dari arus maksimum yang tertulis pada MCB (arus nominal MCB). 

Misalnya jika pada MCB tertulis arus maksimumnya 6 A, maka MCB akan trip antara 18 A sampai dengan 30 A. 

Contoh MCB tipe B

MCB ABB B16


MCB tipe C

Tipe C memiliki karakteristik yaitu akan trip jika arus beban lebih besar 5 sampai 10 kali dari arus maksimum yang tertulis pada MCB (arus nominal MCB). 

Misalnya jika pada MCB tertulis arus maksimumnya 6 A, maka MCB akan trip antara 30 A sampai dengan 60 A. 

Dan biasanya jenis ini banyak di temui pada instasi gedung untuk penerangan yang banyak dan juga motor listrik berukuran kecil.

Contoh MCB tipe C

MCB TOB1-63 tipe C

MCB tipe D

Tipe D memiliki karakteristik yaitu akan trip jika arus beban lebih besar dibanding tipe sebelumnya, yaitu 10 sampai 25 kali dari arus maksimum yang tertulis pada MCB (arus nominal MCB). 

Misalnya jika pada MCB tertulis arus maksimumnya 6 A, maka MCB akan trip antara 60 A sampai dengan 150 A. 

Tipe ini biasanya cocok digunakan pada rangkaian yang memerlukan lonjakan listrik yang tinggi saat awal pemakaiannya. Seperti motor listrik dengan daya besar, mesin sinar X-Ray, Mesin Las, Motor-motor Besar dan Mesin-mesin produksi lainnya.

Contoh MCB tipe D

MCB Chint tipe D

MCB tipe K

Tipe K memiliki karakteristik yaitu akan trip 10 sampai dengan 12 kali dari arus nominalnya. 

Misalnya jika pada MCB tertulis arus maksimumnya 6 A, maka MCB akan trip antara 60 A sampai dengan 72 A. 

Tipe ini biasanya digunakan pada motor induksi yang memiliki inrush current tinggi.

Contoh MCB tipe K

MCB ABB S201 K4

MCB tipe Z

Tipe K memiliki karakteristik yaitu akan trip 2 sampai dengan 3 kali dari arus nominalnya. 

Misalnya jika pada MCB tertulis arus maksimumnya 6 A, maka MCB akan trip antara 12 A sampai dengan 18 A. 

Dibanding dengan tipe yang sebelumnya, tipe ini adalah tipe yang paling sensitif. Oleh karena itu MCB tipe Z biasanya digunakan untuk peralatan semikonduktor dan sejenisnya.

Contoh MCB tipe Z

MCB ABB S201 Z4A

Di simpulkan ada 5 jenis MCB berdasarkan rating atau ketahanan terhadap arus lebih dan rating kerjanya. Pada tulisan berikutnya akan di uraikan sedikit contoh perhitungan pemilihan MCB yang sesuai.


Semoga bermanfaat ..

0 komentar:

Posting Komentar

 
close