Update Ebook Terbaru : Buku 1 PLN : Kriteria Disain Enjineering Konstruksi Jaringan Distribusi Tenaga Listrik ||Buku 2 PLN : Standar Konstruksi Sambungan Tenaga Listrik || Buku 3 PLN : Standar Konstruksi Jaringan Tegangan Rendah Tenaga Listrik || Buku 4 PLN : Standar Konstruksi Gardu Distribusi dan Gardu Hubung Tenaga Listrik || Buku 5 PLN : Standar Konstruksi Jaringan Tegangan Menengah Tenaga Listrik || Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000 (PUIL 2000) Buka Menu Ebook Download Page-2
Print Friendly and PDF

Mengenal Kabel Udara jenis NYMT

 Setelah sebelumnya mengenal jenis kabel tanah, berikutnya  mengenai jenis kabel udara. Jalur distribusi energi pada kabel listrik dari pusat pembangkit sampai ke pelanggan, kebanyakan menggunakan kabel saluran udara, walaupun sekarang banyak komplek perumahan yang sudah menggunakan kabel tanah. Kali ini akan sedikit uraikan mengenai kabel udara. 






Secara umum, kabel udara terdiri beberapa material yaitu :

  • kawat tembaga telanjang (BCC, singkatan dari Bare Cooper Cable), 
  • Aluminium telanjang (AAC, singkatan dari All Aluminium Cable), 
  • Campuran yang berbasis aluminium (Al-Mg-Si), 
  • Aluminium berinti baja (ACSR, singkatan dari Aluminium Cable Steel Reinforced) 
  • Kawat baja yang berisi lapisan tembaga (Cooper Weld).
Menurut PUIL, jenis kabel udara dapat di bagi menjadi berikut :

1. Kabel udara berselubung termoplastik dengan tali penggantung baja

Kabel NYMT


Kabel Jenis ini memiliki Nomenklatur NYMT, untuk lebih memahami, yuk kembali ke Nomenkaltur Kabel, sama seperti jenis kabel NYM, kita uraikan kembali :

N : Kabel dengan konduktor Cu atau tembaga

Y : Selubung Isolasi dari PVC

M : Memiliki Inti kabel lebih dari satu

T : Memiliki Kawat Gantung

Atau untuk mudahnya kabel jenis NYMT adalah kabel jenis NYM yang memiliki kawat gantung. Terlihat pada gambar kabel NYMT di atas terdapat kabel/kawat  yang akan digunakan untuk menggantung.

Tegangan pengenal pada jenis kabel ini adalah 0,3/0,5. Artinya tegangan nominalnya adalah 300 V / 500 V.

Jumlah intinya : 2-5 inti, dengan ukuran luas penampang 1,5 mm sampai dengan  35 mm.

Penggunaan : Sebagai penghantar udara di luar bangunan. Contohnya: instalasi lampu jalan luar ruangan dan kabel kontrol untuk kereta gunung atau lift.


Masih ada jenis lain dari kabel udara, sesuai uraian PUIL, berlanjut ke tulisan berikutnya..


Semoga Bermanfaat ..

0 komentar:

Posting Komentar

 
close