Print Friendly and PDF

Lampu Uap Merkuri

Lampu Uap Merkuri 175 W
Source : http://en.wikipedia.org

Lampu jenis ini merupakan lampu tertua. Lampu uap merkuri siapakah pertama kali yang menemukannya? Secara paten dan di percaya sebagai penemu merkuri sebenarnya yaitu Herbert John Dowsing dan H. S. Keating dari Inggris mematenkan lampu uap merkuri pada Februari 1896, Namun saat di telusuri lebih lanjut, ternyata pada tahun 1835, Charles Wheatstone sudah mengamati spektrum pelepasan listrik dalam uap merkuri dan mencatat garis garis ultraviolet dalam spektrum itu. Yang kemudian tahun 1860, John Thomas Way menggunakan lampu busur yang dioperasikan dalam campuran udara dan uap merkuri pada tekanan atmosfer untuk penerangan. [3] Fisikawan Jerman Leo Arons (1860–1919) mempelajari pelepasan merkuri pada tahun 1892 dan mengembangkan lampu berdasarkan busur merkuri.


Pada tahun 1901, ilmuwan asal Amerika yang bernama Peter Cooper Hewitt berhasil mendapatkan US Patent 682.692 tepatnya pada tanggal 17 September 1901. Penemuan lampu uap merkuri ini untuk pertama kali mencapai kesuksesan yang luas. Yang kemudian oleh Hewitt, pada tahun 1903 menciptakan versi perbaikan yang memiliki kualitas warna yang lebih tinggi yang akhirnya menemukan penggunaan industri secara luas. Dan pada tahun 1910 sinar UV atau Ultra Violet pada lampu uap merkuri mulai digunakan dalam pengolahan air. 

Lampu Uap Merkuri Hewitt 1903
(Source : http://wikipedia.org)

Lampu uap merkuri merupakan model tertua lampu HID atau High Indensity Discharge. Apa itu HID..? High Indensity Discharge adalah jenis Lampu yg sudah tidak lagi menggunakan filamen tungsten seperti pada halogen. Walaupun mereka memiliki umur yang panjang dan biaya awal yang rendah, lampu ini memiliki efficacy yang buruk (30 hingga 65 lumens per watt, tidak termasuk kerugian balas) dan memancarkan warna hijau pucat. 

Lampu uap merkuri masih merupakan sumber yang populer untuk penerangan taman sebab umur lampunya yang mencapai 24.000 jam dan bayangan taman yang hijaunya terlihat seperti gambaran hidup. Pemancar disimpan di bagian dalam bola lampu yang disebut tabung pemancar. Tabung pemancar diisi dengan gas merkuri dan argon murni. Tabung pemancar tertutup di dalam bola lampu yang berada diluarnya, yang diisi dengan nitrogen.

Lampu Uap Merkuri dan Diagram Alir Energinya

Dari uraian di atas, mengenai lampu uap merkuri, dapat diringkas ciri-cirinya sebagai berikut :

  • Efficacy – 50 - 60 lumens/Watt ( tidak termasuk dari bagian L)
  • Indeks Perubahan Warna – 3
  • Suhu Warna – Menengah
  • Umur Lampu – 16.000 – 24.000 jam, perawatan lumen buruk
  • Gir pengendali alat elektroda ketiga lebih sederhana dan lebih mudah dibuat. Beberapa negara telah menggunakan MBF untuk penerangan jalan dimana lampu kuning SOX dianggap tidak pantas.
  • Tabung pemancar mengandung 100 mg gas merkuri dan argon. Pembungkusnya adalah pasir kwarsa.
  • Tidak terdapat pemanas awal katoda, elektroda ketiga dengan celah yang lebih pendek untuk memulai pelepasan
  • Bola lampu bagian luar dilapisi fospor. Hal ini akan memberi cahaya merah tambahan dengan menggunakan UV, untuk mengkoreksi bias pelepasan merkuri.
  • Pembungkus kaca bagian luar mencegah lepasnya radiasi UV

Semoga Bermanfaat ..

0 komentar:

Posting Komentar

 
close