Print Friendly and PDF

Lampu Neon dan Cara Kerjanya


 Pada ulasan terdahulu telah dibahas mengenai Lampu Pijar, dan sejarah lampu Neon. Lebih jauh tentang lampu Neon, akan dibahas lebih mendetail dan lebih dalam.

Sebelumnya sudah kenal dengan lampu pijar, maka kita bandingkan antara lampu pijar dan lampu neon. Apa perbedaanya? dan bagaimana ciri sebuah lampu neon, yuk ikuti ulasan ringkas berikut. 

Dibandingkan dengan lampu pijar, lampu neon 3 hingga 5 kali lebih efesien, dan dapat bertahan atau memiliki lifetime lampu hingga 10 sampai 20 kali lebih awet. Apa buktinya, berikut perbedaan :



Lampu Pijar VS Lampu Neon

Terlihat lifetime lampu pijar 2000 jam, sementara lampu Neon bisa sampai 15000 jam.


Bagaimana cara kerja lampu neon..?

Yaitu dengan melewatkan listrik melalui uap gas atau logam akan menyebabkan radiasi elektromagnetik pada panjang gelombang tertentu sesuai dengan komposisi kimia dan tekanan gasnya. Tabung neon memiliki uap merkuri bertekanan rendah, dan akan memancarkan sejumlah kecil radiasi biru/ hijau, namun kebanyakan akan berupa UV pada 253,7nm dan 185nm.

Bagian dalam dinding kaca memiliki pelapis tipis fospor, hal ini dipilih untuk menyerap radiasi UV dan meneruskannya ke daerah nampak. Proses ini memiliki efisiensi sekitar 50%. Tabung neon merupakan lampu ‘katode panas’, sebab katode dipanaskan sebagai bagian dari proses awal. Katodenya berupa kawat pijar tungsten dengan sebuah lapisan barium karbonat. Jika dipanaskan, lapisan ini akan mengeluarkan elektron tambahan untuk membantu pelepasan.

Lapisan ini tidak boleh diberi pemanasan berlebih sebab umur lampu akan berkurang. Lampu menggunakan kaca soda kapur yang merupakan pemancar UV yang buruk. Jumlah merkurinya sangat kecil, biasanya 12 mg. Lampu yang terbaru menggunakan amalgam merkuri, yang kandungannya sekitar 5 mg. Hal ini memungkinkan tekanan merkuri optimum berada pada kisaran suhu yang lebih luas. Lampu ini sangat berguna bagi pencahayaan luar ruangan karena memiliki fitting yang kompak.

Wiring lampu Neon dengan Balas koil

Pemasangannya memang sedikit berbeda ketika menggunakan balast elektronik. Bisa dilihat wiring diagram diperangkatnya.


Apakah lampu neon dapat dipengaruhi suhu sekitar/ambient temperatur?

Lampu neon seperti uraian sebelumnya di dalam lampu Neon ada merkuri dan fosfor. Suhu yang ideal dan paling efisien dicapai bila suhu ambien berada antara 20 dan 30°C

Pada saat suhu lebih rendah menyebabkan tekanan merkuri menurun, ini berarti bahwa energi UV yang diproduksi menjadi semakin sedikit. Dan ini seperti efek domino, karena energi UV lebih sedikit yang terjadi pada fosfor menyebabkan hasil cahaya menjadi lebih sedikit.

Yang di pasaran saat ini lebih banyak yang menggunakan lampu neon kompak, atau istilah lainnya lampu CFL (Compact Fluorecent Lamp). Lampu lampu ini dirancang dengan bentuk yang lebih kecil yang dapat bersaing dengan lampu pijar dan uap merkuri di pasaran lampu dan memiliki bentuk bulat atau segi empat.


Lampu CFL

Semoga bermanfaat..



0 komentar:

Posting Komentar

 
close