Efek Sengatan Listrik pada tubuh Manusia

Listrik jika tidak diperlakukan secara semestinya bisa sangat berbahaya. Perlu hati-hati dan memahami kondisi berbahayanya.


Efek yang ditimbulkannya jika kita tersengat bisa sangat fatal, bahkan kematian. Berikut catatan efek sengatan listrik pada tubuh kita.

EFEK SENGATAN LISTRIK

Akibat fatal dari sengatan listrik adalah kematian atau biasa disebut electrocution. Namun efek tidak fatal dari senggatan listrik (electric shock) juga cukup bervariasi. 
Beberapa indikasi sengatan listrik 

1. Efek pada jantung (Cardiac) 
Irama Jantung (source : https://fajarichwannoor.wordpress.com)

Besarnya arus yang masuk ke dalam tubuh, maka gangguan irama jantung akan berbeda pula. Misalnya arus <50 mA yang dapat terjadi adalah irama tautan (Junctional rhythm) seperti Atrial Extrasystole (AES), Ventricular Extrasystole (VES) dll; dan juga gangguan konduksi/blokade irama jantung seperti AV Block, RBBB, LBBB dan semacamnya.Arus AC 30-200mA dapat menyebabkan VF (Ventricular Fibrillation).  Sementara arus diatas 5A dapat menyebabkan asystole. Efek lainnya adalah rusaknya pembuluh jantung (myocardial). 

Istilah istilah tersebut merujuk pada irama jantung. Jika besaran arus yang masuk ke dalam tubuh terus meningkat, maka irama jantung akan menjadi tidak karuan dan biasanya pada kasus sengatan listrik dengan kuat arus tinggi terjadi  Ventricular Fibrilation (VF). Jantung normal berdenyut, sementara dalam kasus VF jantung hanya bergetar dengan sangat cepat dan tidak karuan.

Saat masuk ke dalam fase Ventricular Fibrilation (VF) , maka pertolongan yang dilakukan adalah melakukan pijat jantung dan kejut jantung. Jika selamat, kembali ke denyut jantung normal. Namun jika tidak, maka pola irama EKG (electrocardiography) menjadi datar dan inilah yang disebut asystole atau henti jantung. Jika sudah terjadi maka salah satu tanda pasti kematian.


2. Efek pada otot tulang 
Arus listrik lebih dari 15 -20 mA memunculkan gejala kontraksi yang hebat (tetanic contraction) yang menyebabkan tubuh sulit melepaskan diri darri sumber listrik mengakibatkan  sindrome pelepasan lengan dan  tulang belakang jika sengatan listrik mengenai lengan. 

3. cedera otot 
Thrombosis dan occlusion yang menghasilkan ischaemia dan necrosis 
Yang terjadi pada lengan mengakibatkan kerusakan otot dan memerlukan amputasi. '

4. Cedera susunan syaraf (Neurological injuries) 
Dapat terjadi kerusakan terpusat atau sebagian dan seketika maupun jangka panjang. Jika sengatan listrik melewati kedua bahu, maka kerusakaan sumsum tulang belakang dapat teerjadi. Sementara sengatan listrik pada bagian kepala menyebabkan gangguan pada sistem pernafasan, dan pengaruh jangka panjangnya seperti epilepsy, encephalopathy, dan Parkinsonism. Efek lain dari sengatan listrik juga mengakibatkan gagal ginjal, pecahnya gendang telinga (tegangan tinggi), katarak. 


Oleh karena itu, selalu kerja aman saat bekerja dengan listrik, moga bermanfaat.

0 komentar:

Post a Comment