Update Ebook Terbaru : Buku 1 PLN : Kriteria Disain Enjineering Konstruksi Jaringan Distribusi Tenaga Listrik ||Buku 2 PLN : Standar Konstruksi Sambungan Tenaga Listrik || Buku 3 PLN : Standar Konstruksi Jaringan Tegangan Rendah Tenaga Listrik || Buku 4 PLN : Standar Konstruksi Gardu Distribusi dan Gardu Hubung Tenaga Listrik || Buku 5 PLN : Standar Konstruksi Jaringan Tegangan Menengah Tenaga Listrik || Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000 (PUIL 2000) Buka Menu Ebook Download Page-2

Mengenal kabel AAAC

kabel AAAC 50mm

Kabel AAAC, atau All Alumunium Alloy Conductor, kawat logam campuran (alloy), kabel ini terbuat dari aluminium-magnesium-silicon campuran logam, keterhantaran elektris tinggi yang berisi magnesium silicide, untuk memberi sifat yang lebih baik. Kabel ini biasanya dibuat dari paduan aluminium 6201. Jenis ini mempunyai suatu anti karat dan kekuatan yang baik, sehingga daya hantarnya lebih baik.

Mengapa demikian..? Lebih jelasnya kita lihat detail mengenai sifat AAAC, sebagai berikut :

Secara Kimia, berikut kandungannya :

 







Sifat Fisik : 

Density : 2.6-2.8 g/cm3


Sifat Mekanis :








Sifat termal : 







Sebagai perbandingan  Nilai konduktivitas yang diperoleh 
  • Tembaga : 385 W/mK
  • Besi : 50 W/mK
Selanjutnya, kita merujuk pada PUIL, sifat-sifat konstruksi kabel AAAC, KHA kabel AAAC. 

Konstruksi penghantar udara campuran aluminium telanjang (AAAC)

Tabel Konstruksi Kabel AAAC

Berikutnya KHA (Kemampuan Hantar Arus) Kabel AAAC

Tabel KHA Kabel AAAC

KHA dari penghantar aluminium paduan telanjang AAAC seperti yang dimaksud dalam Tabel, dihitung atas dasar kondisi berikut:
a) Arus bolak balik 50 Hz
b) Kecepatan angin 0,6 m/detik
c) Pengaruh sinar matahari yang menyebabkan suhu keliling 35C
d) Suhu penghantar maksimum 80C

Pada keadaan tanpa angin, KHA terus-menerus tersebut dalam tabel ini harus dikalikan dengan faktor koreksi 0,7 .

Semoga Bermanfaat ..



0 komentar:

Posting Komentar

 
close